Tips Memilih Mebel Jati Berkualitas

Mebel atau perabot rumah dari kayu memang masih menjadi mebel yang banyak di gunakan untuk melengkapi kebutuhan perabot rumah. Produk mebel sendiri banyak dibuat dari bahan dasar kayu utuh seperti kayu jati atupun disebut solid teak wood, mahoni ada juga yang terbuat dari serbuk kayu seperti MDF atupun HDF yang memiliki kualitas rendah tetapi harga super murah. Baik solid teak wood ataupun (MDF) Medium Density Fibreboard sama-sama memiliki kelebihan dan keunggulan masing-masing.

Produk mebel dengan bahan dasar kayu utuh atau solid wood biasanya memiliki kualitas yang baik dan tahan lama tetapi dengan harga yang relatif mahal sedangkan MDF biasanya memiliki kualitas yang rendah, mudah lapuk, tidak tahan lama tetapi dengan harga yang relatif terjangkau atau murah.

Saat ini secara khusus kami akan menerangkan tips untuk memilih mebel yang baik yang terbuat dari bahan kayu jati.

Dipilihnya kayu jati sebagai bahan dasar utama karena kayu jati sendiri memiliki keunggunlan di bandingkan dengan kayu kayu jenis lainnya. salah satunya yaitu, kayu jati sangat awet karena tahan terhadap serangan rayap sebagai hama kayu.

Selain itu, kayu jati juga memiliki serat kayu yang kuat sehingga sangat kokoh dan mewah ketika di gunakan untuk pembuatan mebel kayu dari jati. walaupun secara umum kayu jati sendiri sangat cocok untuk digunakan sebagai bahan utama pembuatan mebel, tapi kita juga harus mengetahui cara yang tepat dan benar memilih mebel kayu jati yang berkualitas, karena terkadang masih ada mebel kayu jati yang tidak memenuhi standart, sehingga hasilnya tidak maksimal.

Berikut tips memilih mebel yang baik :

  1. Hindari Mebel Jati yang terdapat lubang-lubang kecil – lubang-lubang kecil yang terdapat pada kayu jati terjadi disebabkan kayu jati di buat rumah oleh serangga kecil yang menyebabkan terjadi bubuk di dalam kayu jati. Biasanya kayu jenis ini tidak akan bertahan lama.
  2. Pilih Bahan Baku Mebel dari Kayu Jati TUA – Sebisa mungkin memilih mebel jati dengan menggunakan bahan baku kayu jati TUA. kayu jati tua sendiri biasanya memiliki beberapa ciri yaitu diantaranya serat kayu yang padat, Berat kayu juga lebih berbobot atau lebih berat, warna pada kayu coklat kemerah-merahan dan merata di seluruh bagian.
  3. Tentukan Kwalitas furniture jati tersebut – Secara umumnya, furniture jati dibagi 3 grade, yaitu grade A, grade B dan grade C. Gred ini bakal menentukan tahap harga furniture yang dijual. grade A lebih mahal dari grade B, grade B lebih mahal daripada grade C. Ini karena furniture grade A dipotong daripada kayu jati yang paling berkualitas, dan usianya tua (sehingga lebih 20 tahun). Kayunya kelihatan amat kokoh. Untuk furniture grade A mahal, banyak diantaranya dieksport ke luar negeri untuk pasaran antarabangsa. Sedangkan furniture jati grade B dan grade C paling banyak di pasaran dalam negeri.
  4. Hindari Kayu jati Sambungan – Hindari penggunaan kayu sambungan, walaupun furniture jati yang mnenggunakan kayu utuh harganya sangat mahal. Namun apabila penggunaan sambungannya kokoh, furniture jati akan awet juga, Namum mengingat semakin langkanya dan mahalnya harga beli bahan baku kayu jati kita tidak mungkin bisa menghindari hal tersebut.
  5. Kontruksi Mebel Harus Kuat Benar – Salah satu cara mengetahui bagus tidaknya sebuah kontruksi dari produk mebel jati berkualitas yakni dengan cara : jika produk mebel jati tersebut di pakai, maka si pemakai akan merasa sangat nyaman, produk mebel juga sangat kokoh atau kuat ketika di gunakan. hal yang paling penting dari sebuah kontruksi mebel jati yaitu Simetris.
  6. Finishing Produk Bagus dan bekualitas Tinggi – Salah satu mengetahu finishing produk mebel jati yang bagus ialah melihat produk mebel yakni dengan melihat warna yang merata di semua produk mebel, finishing cukup tebal dan juga semua pori-pori kayu tertutup oleh finishing. dan sebisa mungkin menggunakan bahan finishing terbaik dan berkualitas di kelasnya. untuk lebih mudahnya, produk bisa diraba dengan tangan, jika finishingnya bagus, maka produk akan sangat halus ketika di pegang oleh tangan. permukaan mebel papan juga tidak bergelombang dan kasar.
  7. Jangan sampai terpancing harga yang terlalu murah – lebih baik mana harga yang lebih mahal sedikit tapi tahan lama, atau harga murah, tapi tidak awet? Pasti memilih yang pertama bukan? Sekarang Kita coba melihat harga secara positif! Harga bahan baku sekarang lagi naik, Kita pasti sudah tahu. Maka akan berimbas pada biaya produksi.

 

Demikian trik dan tips cara memilih mebel jati yang berkualitas bagus, semoga dapat bermanfaat untuk para pembaca.